Langsung ke konten utama

Modul Baterai dan Rangkaian Listrik

Baterai dan Rangkaian Listrik Dasar


Apakah baterai itu ?

Baterai adalah komponen elektronik yang dapat mengubah energi kimia yang disimpan menjadi energi listrik. Energi listrik ini selanjutnya dapat digunakan untuk menyalakan lampu senter, mainan elektronik, radio, jam, dan lain-lain. Besar energi atau kapasitas baterai dinyatakan dalam tegangan listrik dengan satuan volt (disingkat V). Baterai umumnya ada yang memiliki tegangan 1,5V, 6V, maupun 9V.




  Gambar 1. Baterai Primer

Kutub Baterai
Kutub atau terminal baterai ada 2, yaitu terminal positif dan terminal negatif. Terminal positif ditandai dengan tanda plus (+), memiliki ciri fisik dengan adanya bidang menonjol berbentuk lingkaran. Sedangkan terminal negatif ditandai dengan tanda minus (-), ciri fisiknya rata, tidak ada area menonjol. Kutub positif dan negatif ini berfungsi untuk menentukan polaritas tegangan saat memasangkan baterai di piranti elektronik. Piranti elektronik rawan mengalami kerusakan bila pemasangan baterainya salah atau terbalik.
 











Gambar 2. Kutub baterai dan penempatan



Jenis Baterai
1.    Baterai Primer (sekali pakai/single-use)
Baterai primer adalah baterai yang hanya dapat dipakai sekali saja. Jika sudah habis tegangannya maka tidak dapat diisi lagi dan harus diganti dengan yang baru. Baterai ini dapat didapatkan di toko-toko sekitar kita. Harganya juga tidak terlalu mahal dan tersedia dalam berbagai ukuran. Menurut bahan pembuatnya baterai primer ada yang terbuat dari zinc-carbon (seng-karbon), alkaline (alkali), dan silver-oxide (contoh baterai kancing jam tangan).
2.    Baterai Sekunder (isi ulang/rechargeable)
Baterai sekunder adalah jenis baterai yang dapat diisi ulang jika sudah habis energinya. Proses pengisian ulang dapat dilakukan dengan mencolokkan baterai ke listrik melalui kotak charger (kotak pengisian ulang). Bahan pembuat baterai sekuder dapat berupa Ni-Cd (Nickel-Cadmium), Ni-MH (Nickel-Metal Hydride), dan Li-Ion (Lithium-Ion).



Gambar 3. Baterai Sekunder


Ukuran Baterai

Bentuk dan ukuran baterai ada beberapa macam. Ukuran yang sering dipakai di pasaran biasanya AAA (sangat kecil), AA (kecil), C (sedang), D (besar), dan kotak. Baterai AAA sering dipakai di remote TV, remote DVD, maupun mainan anak. Baterai AA sering dipakai di mainan elektronik, mobil-mobilan, game-watch, senter kecil, dll. Baterai besar dan medium (tipe C dan D) sering dipakai di radio maupun tape kecil. Sedangkan baterai kotak dapat ditemui penggunaannya di mainan, avometer digital, maupun rangkain elektronik buatan.

Gambar 4. Berbagai ukuran baterai


Rangkaian Listrik
Rangkaian listrik adalah susunan alat-alat listrik yang dihubungkan dengan sumber listrik sehingga membentuk suatu rangkaian yang dapat dialiri listrik. Arus listrik  adalah aliran muatan listrik dari kutub positif (tegangan tinggi) ke kutub negatif (tegangan rendah).

Jenis Rangkaian berdasar Arus
1. Rangkaian Terbuka
Rangkaian komponen listrik yang tidak tersambung (kabel terputus).
2. Rangkaian Tertutup
Rangkaian komponen listrik yang saling terhubung semuanya.
.








Gambar 5. Rangkaian terbuka dan tertutup


   Jenis Rangkaian berdasar Pemasangan
1.    Rangkaian Seri



Susunan alat-alat listrik yang dipasang secara berurutan atau tanpa adanya cabang.
 - Keuntungan : nyala lampu lebih terang
- Kerugian : baterai cepat habis (boros), # jika satu lampu mati, yang lain ikut mati

2.    Rangkaian Paralel
Susunan alat-alat listrik yang dipasang secara bercabang.






Gambar 7. Rangkaian Paralel
- Keuntungan: baterai lebih awet, jika satu lampu mati, yang lain tetap menyala
          - Kerugian : nyala lampu lebih redup

3.    Rangkaian Campuran
Susunan alat-alat listrik yang dipasang secara seri dan paralel.




Gambar 8.. Rangkaian Campuran



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Modul 5 Robot Light Follower(Robot Pengikut Cahaya)

Robot Light Follower (Robot Pengikut Cahaya)
Robot pengikut cahaya adalah robot yang akan bergerak menuju arah sumber cahaya. Robot ini dapat bergerak secara otomatis saat ada cahaya yang mengenai sensornya. Sensor yang dipakai adalah LDR (Light Dependent Resistor), yaitu sensor yang nilai tahanannya dapat berubah tergantung intensitas cahaya yang diterimanya. Prinsip kerja LDR ini apabila ada cahaya yang mengenainya maka nilai tahanannya akan turun sampai mendekati 0 ohm. Bila gelap/tidak ada cahaya maka nilai tahanannya naik hingga 20 Mega ohm.
Berikut ini adalah rangkaian robot light follower. Kita akan membuat dan merangkainya selangkah demi selangkah. Komponen yang dipakai transistor 2N3904, LDR dan trimpot. Perlu diingat dalam merangkai transistor jangan sampai kaki-kakinya terbalik/tertukar, karena dapat mengakibatkan rangkaian tidak berfungsi sebagaimana seharusnya.


Motor Servo

Motor Servo Motor servo penting karena Anda dapat menggunakannya untuk membuat semua jenis lengan, kaki, atau bahkan mekanisme pan-and-tilt yang berguna untuk membuat robot yang benar-benar keren yang bisa berjalan, atau mengambil barang, atau memindahkan sensor.
Anda kemudian akan membawa ini ke tingkat berikutnya, mempelajari cara menambahkan lebih banyak fungsi menggunakan perisai untuk mengontrol kecepatan dan arah seluruh set servos untuk membangun robot hexapod yang berjalan.
Dasar Dasar Motor Servo
latar belakang tentang motor servo. Motor servo agak mirip dengan motor DC; Namun, ada perbedaan penting. Sementara motor DC pada umumnya dirancang untuk bergerak secara kontinu — berputar 360 derajat pada kecepatan tertentu — servos umumnya dirancang untuk bergerak dalam sekumpulan sudut terbatas. Dengan kata lain, di dunia motor DC, Anda biasanya ingin motor Anda berputar dengan kecepatan rotasi kontinu yang Anda kendalikan. Di dunia motor servo, Anda ingin motor Anda bergerak ke …

Cara Membuat Robot Arduino Wall Avoider Mudah dan Murah.mp4

Membuat robot memang susah-susah gampang. Apalagi jika tidak ada yang mengajari. Namun buat yang baru belajar tidak perlu berkecil hati. Pada artikel kali ini akan dibahas bagaimana "Cara membuat robot arduino wall avoider dengan mudah". Bahan-bahan yang digunakan pun tergolong sederhana, mudah didapat, dan murah. Cukup memanfaatkan barang-barang dan komponen yang ada di sekitar rumah. Itulah motto robot kreatif, membuat robot dengan memanfaatkan barang-barang di sekitar, terutama barang bekas atau yang kurang berguna lainnya.
Langkah-langkah dalam pembuatan robot arduino wall avoider cukup sederhana. Pertama siapkan alat dan bahan diantaranya : board arduino, mekanik roda (dari mainan juga bisa), breadboard, sensor ultrasonik, motor driver, dan kabel jumper. Selanjutnya rakit komponen-komponen tersebut. Detail perakitan dapat dilihat pada video di atas.
Bila tidak ingin repot menyiapkan alat dan bahan Anda dapat memesan langsung ke toko online  dan marketplace berikut : bukala…